Polres Wonogiri

Polres Wonogiri

7 Manfaat Mengonsumsi Bawang Putih Mentah: Rahasia Alami Melawan Penyakit dan Meningkatkan Imunitas Tubuh

Revin Safi’i
25 Nov 2025, 13:12 WIB Last Updated 2025-11-25T11:32:06Z
Bawang Putih | Foto : Pinterest 
KOMINFORMA – Bawang putih (Allium sativum) telah lama dikenal sebagai bumbu dapur, namun mengonsumsinya dalam keadaan mentah terbukti memberikan manfaat kesehatan yang signifikan berkat kandungan senyawa aktifnya, terutama Allicin.

Senyawa ini dilepaskan ketika bawang putih dihancurkan, dicincang, atau dikunyah, dan bersifat kurang stabil ketika dimasak. ​Berikut adalah tujuh manfaat utama mengonsumsi bawang putih mentah

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh (Imunitas)
​Bawang putih mentah kaya akan senyawa sulfur yang dapat merangsang sel-sel kekebalan tubuh. Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam Journal of Immunology Research menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih, terutama yang mentah, dapat membantu mereduksi frekuensi dan durasi gejala pilek biasa. Sifat antivirus dan antibakterinya berperan penting dalam pencegahan penyakit infeksi.

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
​Manfaat ini sangat terkait dengan kandungan polisulfida yang bekerja sebagai vasodilator, membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar. Studi klinis yang dipublikasikan oleh National Institute of Health (NIH) dan dimuat dalam Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences menyimpulkan bahwa suplementasi bawang putih memiliki efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi, menjadikannya terapi tambahan alami yang efektif.

3. Mendukung Kesehatan Jantung dan Menurunkan Kolesterol
​Bawang putih membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat), sekaligus meningkatkan HDL (kolesterol baik). Meta-analisis ekstensif dalam Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang putih dapat menurunkan kolesterol total sebesar 7% dan kolesterol LDL sebesar 10% pada pasien dengan kadar kolesterol tinggi.

​4. Memiliki Sifat Antioksidan Kuat
​Antioksidan dalam bawang putih melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Kerusakan ini merupakan faktor utama penuaan dan perkembangan penyakit kronis. Menurut penelitian di Oxidative Medicine and Cellular Longevity, bawang putih mentah kaya akan senyawa organosulfur yang merupakan antioksidan kuat, efektif melawan stres oksidatif di berbagai organ tubuh.

5. Berpotensi Melawan Kanker Tertentu
​Senyawa allyl sulfur dalam bawang putih mentah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama kanker pencernaan seperti kanker usus besar dan lambung. National Cancer Institute (NCI) Amerika Serikat mencatat bahwa konsumsi tinggi bawang putih dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Mekanismenya melibatkan perbaikan DNA, pengurangan proliferasi sel, dan induksi kematian sel kanker.

6. Memiliki Efek Detoksifikasi Logam Berat
​Dalam dosis tinggi, senyawa sulfur dalam bawang putih terbukti efektif membantu mendetoksifikasi logam berat dari tubuh, seperti timbal. Sebuah studi yang dimuat dalam Basic and Clinical Pharmacology and Toxicology menemukan bahwa bawang putih dapat secara signifikan mengurangi kadar timbal dalam darah dan meringankan gejala klinis toksisitas pada pekerja pabrik baterai.

7. Membantu Mengendalikan Gula Darah
​Bawang putih mentah dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar glukosa darah, menjadikannya bermanfaat sebagai dukungan nutrisi bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko. Penelitian yang diterbitkan di Avicenna Journal of Phytomedicine menunjukkan bahwa penggunaan suplemen bawang putih mentah dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes Tipe 2.

​Catatan Konsumsi:
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari Allisin, disarankan mengonsumsi bawang putih mentah dengan cara dihancurkan atau dicincang terlebih dahulu, lalu dibiarkan selama 5-10 menit sebelum dikonsumsi atau dicampur ke dalam makanan.
Komentar

Tampilkan