Polres Wonogiri

Polres Wonogiri

Pemkab Kudus Salurkan Rp1,25 Miliar untuk Penguatan Pelaku Usaha Lokal

Redaksi
17 Nov 2025, 15:00 WIB Last Updated 2025-11-18T05:27:40Z
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi Wabup Kudus Belinda Birton saat serahkan hibah modal usaha kepada para pelaku ekraf

KOMINFORMA, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan pelaku usaha lokal. Hal ini ditegaskan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton saat menyerahkan hibah modal usaha kepada pelaku ekonomi kreatif, usaha mikro, hingga pedagang kaki lima.

Penyerahan berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Senin (17/11), dengan total penerima mencapai 325 orang dari 50 kelompok. 

Program hibah ini merupakan bagian dari program unggulan daerah, dengan rincian Rp375 juta untuk ekonomi kreatif, Rp500 juta untuk pengembangan usaha mikro, dan Rp375 juta bagi pedagang kaki lima.

Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp1,25 miliar, disalurkan kepada kelompok usaha di beberapa kecamatan seperti Dawe, Kaliwungu, Jati, Jekulo, dan Gebog. 

Bupati Kudus menegaskan bahwa hibah tersebut diharapkan benar-benar dimanfaatkan sebagai stimulus pengembangan usaha, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan, memperluas pemasaran, dan memperkuat daya saing. 

“Bantuan ini kami berikan untuk memperluas kesempatan usaha dan meningkatkan produktivitas pelaku ekonomi di Kudus. Kami berharap hibah ini mampu menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Sam’ani. 

Pemkab Kudus disebutnya akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang berpihak pada pelaku usaha mikro dan PKL. Keberlanjutan usaha masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan ekonomi daerah. 

“Kami ingin kelompok usaha di Kudus semakin maju dan mandiri. Dengan pengelolaan yang baik, kami yakin usaha masyarakat dapat berkembang lebih pesat,” imbuh Sam’ani. 

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Edi Ngatmono (42) dari Kelompok Gondosari, menyampaikan rasa syukurnya usai kelompoknya menerima hibah Rp25 juta, yang kemudian dibagi kepada lima anggota sehingga masing-masing mendapatkan tambahan modal Rp5 juta. 

“Saya telah berjualan selama empat hingga lima tahun di utara Pabrik Sukun Gondosari, dan siap memanfaatkan hibah ini untuk menambah stok barang di warung. Semoga tambah maju lagi dengan tambahan modal ini,” tutur Edi. 

Penyaluran hibah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kudus memperkuat ekonomi kerakyatan dan memastikan pelaku usaha dapat terus berkembang. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat kemajuan ekonomi di Kabupaten Kudus.
Komentar

Tampilkan