![]() |
| Komunitas Punk Vet Bersama Para Peternak Ayam Pedaging Pacitan |
KOMINFORMA, PACITAN – Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam komunitas ‘Punk Vet’ menggelar kegiatan pendampingan bagi peternak ayam pedaging (broiler) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kandang KGM Broiler, Sidoharjo, Pacitan, dengan fokus pada pengendalian hama yang berdampak terhadap produktivitas ternak.
Alumni yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Rizky Aurell Fernanda, Ardian Mulya Pangestu, dan Syarif Hidayat. Melalui diskusi bersama para peternak, mereka memberikan edukasi terkait manajemen pengendalian hama seperti ‘frangky’, gurem, lalat, tikus, hingga nyamuk yang kerap menjadi ancaman serius dalam budidaya ayam broiler.
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan rakyat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di sektor peternakan unggas.
Aurell mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan manajemen pengendalian hama pestisida dalam kandang ‘closed house broiler’ agar lebih efektif dan efisien.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan manajemen pengendalian hama pestisida dalam kandang Closed House broiler yang efektif. Selain itu, ke depan kami dari Punk Vet akan selalu membantu dan gencar dalam mensosialisasikan bagaimana peternak dapat beternak dengan efektif sehingga ekonomi kerakyatan dapat tumbuh pesat di dunia ayam broiler. Kami juga selalu memberi masukan ke peternak agar tidak mengalami kerugian dalam produksi,” ujar Aurell.
Sementara itu, Ardian menilai kegiatan seminar dan diskusi terbuka tersebut mampu menambah wawasan peternak dalam menghadapi persoalan hama di kandang.
“Adanya seminar ini membantu menambah wawasan peternak dalam mengatasi adanya hama pestisida dalam kandang, dimana hal tersebut berdampak pada efektivitas dan performa yang berujung pada berkurangnya pendapatan peternak. Selain itu, adanya seminar ini juga membantu peternak dalam update perkembangan pemeliharaan ayam broiler terkini melalui diskusi terbuka,” kata Ardian.
Selain itu, Ardian berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang guna mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarpeternak.
Hal senada disampaikan Syarif, Menurutnya, pengendalian hama yang baik tidak hanya berdampak pada produktivitas ternak, tetapi juga kesehatan peternak.
“Dengan adanya program pengendalian hama ini, diharapkan dapat membantu memperbaiki manajemen kesehatan hewan yang akan berdampak pada meningkatnya produktivitas peternak dan kesehatan peternak itu sendiri,” jelas Syarif.
Para peternak pun menyambut positif kegiatan tersebut. Salah satu peternak yang akrab disapa Pak Black mengaku senang dan mendukung penuh kegiatan pendampingan tersebut.
“Kami sangat senang sekali dan mendukung penuh acara ini. Para peternak juga sangat senang dan antusias dengan harapan dapat menjadi ilmu baru dan kami dapat beternak lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, ‘Punk Vet’ berharap para peternak broiler di Pacitan dapat semakin adaptif terhadap tantangan budidaya modern, meningkatkan produktivitas ternak, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis peternakan rakyat.


