-->

Belasan Ribu Siswa Madrasah Jepara Terima PIP 2025, Kuota Dipastikan Naik Tahun Depan

Redaksi
11 Des 2025, 10:12 WIB Last Updated 2025-12-11T03:12:57Z
Bupati Wiwit saat sambutan penyerahan bantuan PIP

KOMINFORMA, JEPARA — Sebanyak 17.799 siswa madrasah di Kabupaten Jepara menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025. Penyerahan bantuan dilaksanakan bertahap pada Rabu (10/12/2025), dimulai dari MTs Darul Ulum Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, dan ditutup di MTs Mathalibul Huda Mlonggo. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wahid, didampingi Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Kepala Kantor Kemenag Jepara H. Akhsan Muhyiddin, serta Kepala Disdikpora Jepara Ratib Zaini. 

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada ribuan siswa madrasah di Jepara. Ia menyebut perjuangan H. Abdul Wahid sangat besar dalam memperjuangkan kuota bantuan pendidikan untuk daerahnya. 

“Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak,” ucap Mas Wiwit. 

Bupati menjelaskan bahwa sebelumnya Pemkab Jepara hanya mengajukan sekitar 10 ribu penerima. Namun melalui advokasi di tingkat pusat, kuota untuk Jepara meningkat hingga 17 ribu siswa. Meski demikian, ia mengakui masih ada data tambahan yang belum lengkap sehingga belum seluruh siswa yang membutuhkan dapat terakomodasi. 

“Program-program ini sangat luar biasa. Begitu tahu Jepara akan mendapatkan kuota PIP, saya ikut bahagia dan saya harap ini bisa merata,” ungkapnya. 

Mas Wiwit juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian terhadap dunia pendidikan, termasuk melalui program PIP dan Sekolah Rakyat yang kini juga diterima Jepara. Program tersebut diharapkan dapat mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wahid menegaskan bahwa pendidikan Islam, mulai MI hingga MA, selama ini masih membutuhkan perhatian lebih besar. Hal tersebut telah ia sampaikan kepada Presiden Prabowo. 

Ia juga berkomitmen menambah kuota PIP untuk Jepara pada tahun mendatang. 

“Untuk PIP, tolong mulai dari sekarang agar disiapkan. Tidak hanya PIP, KIP (Kuliah Indonesia Pintar) pun juga disiapkan,” ujar Wahid. 

Wahid menjelaskan bahwa bantuan PIP diberikan secara berkelanjutan hingga siswa lulus. Untuk KIP Kuliah, bantuan diberikan mulai semester pertama hingga kelulusan, dengan evaluasi tahunan. 

Ia juga menyebut Jepara termasuk daerah yang pertama kali menerima Program Sekolah Rakyat dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. 

Program Sekolah Rakyat, lanjutnya, tidak akan tumpang tindih dengan sekolah umum. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter yang cerdas, berakhlak, dan mandiri. Ia mengapresiasi langkah cepat Bupati Jepara yang sudah menyiapkan lahan 10 hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut sesuai arahan Presiden. 

Di akhir sambutannya, Wahid mengungkapkan upaya lain yang sedang diperjuangkan, yaitu penyediaan Smart Board untuk madrasah. 

“Kami juga sudah ajukan penyediaan Smart Board untuk madrasah-madrasah. Mudah-mudahan ini segera terealisasi, dan saya harap kepada madrasah untuk menyiapkan daya listrik dan keamanan kelas,” pungkas Wahid.
Komentar

Tampilkan